PROPOSAL UKBM (Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat)

 

PROPOSAL KEGIATAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN

UPAYA KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT II

DI DESA UJUNGPANDAN RT. 06/ RW.02 KECAMATAN WELAHAN KAB. JEPARA

 







 

Disusun Oleh :

 

Laila Aidannahar

P1337425217006

 

 

 

 

 

PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN SEMARANG

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

2020

 

 

 

HALAMAN PERSETUJUAN

Proposal kegiatan praktek lapangan ini merupakan bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat diwilayah Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan welahan Kabupaten Jepara yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 September sampai dengan 6 November 2020. Proposal ini disetujui pada tanggal 14 Oktober 2020

Pelaksana kegiatan :

Nama : Laila Aidannahar

NIM    : P1337425217006

 

Semarang, 14 Oktober 2020

 

MENGETAHUI 

            Ketua Program Studi                                     Dosen Pembimbing           

            DIV Keperawatan Gigi                                                          

 

            Salikun, S.P,d M.Kes                                      Sulur Joyo S, S.SiT, M.Kes

            NIP.196204061988031002                             NIP. 197403301994031002

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

         Sehat merupakan modal dasar setiap individu, hal tersebut relevan dengan Undang-undang RI No.36 Tahun 2009 Pasal 49 Ayat 1 yang berbunyi : Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Masyarakat bertanggung jawab atas penyelenggaraan upaya kesehatan. Pada Undang-undang RI No. 36 Pasal 93 Ayat 1 juga menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk memelihara dan meningkat kanderajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan gigi, pengobatan penyakit gigi, dan pemulihan kesehatan gigi oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan atau Masyarakat  yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi, dan berkesinambungan. Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) adalah segala bentuk kegiatan kesehatan yang bersifat dari, oleh, dan untuk masyarakat. Manifestasi kesehatan gigi dalam kegiatan UKBM ialah Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat (UKGM) dan Upaya Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS).

         Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat termasuk kesehatan gigi dan mulut bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal melalui strategi pembangunan kesehatan agar tercipta masyarakat bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dengan perilaku dan dalam lingkungan sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan gigi yang bermutu secara adil dan merata (Depkes RI, 2000).

         Melalui pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan gigi dan mulut diharapkan masyarakat mampu mengatasi sendiri masalah kesehatan gigi dan mulut mereka secara mandiri, dan juga mencakup kemampuan untuk memelihara dan melindungi diri baik individual, kelompok, atau masyarakat dari ancaman kesehatan gigi dan mulut, sehingga target nasional Indonesia sehat tahun 2010 khususnya di bidang kesehatan gigi dapat terpenuhi, serta berpotensi menunjang kenaikan derajat kesehatan secara keseluruhan, dan final goal pada kegiatan ini adalah  terbentuknya pola hidup sehat yang terbudidaya dengan baik dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Data dari RISKESDAS 2020 proporsi perilaku menggosok gigi setiap hari disemua kabupaten atau kota di provinsi Jawa tengah diatas 80%, Dilihat dari seluruh komponen kerusakan gigi (DMF-T) kabupaten dengan rata- rata jumlah kerusakan gigi tertinggi ada dikabupaten dengan rata- rata 10 gigi per-orang. Rata- rata jumlah kerusakan gigi perorang baik berlubang, dicabut, maupun ditumpat sebesar 5,4. Prevalensi karies aktif diJawa tengah sebesar 43,1% dan pengalaman karies sebesar 67,8%. Prevalensi karies aktif tertinggi disemarang kota (74%) sedangkan proporsi pengalaman karies tertinggi dikabupaten Semarang (86,6%) gambaran kerusakan gigi yang belum ditangani (RTI) tertinggi dikabupaten Semarang (42,6%). Masih tingginya angka penyakit gigi pada anak seperti gigi berlubang, kesundulan atau proses erupsi gigi dan angka kebersihan gigi menjadi masalah yang masih harus ditangani dengan tuntas karena sakit gigi menjadi mengganggu aktifitas belajar anak yang juga dapat mempengaruhi prestasi/ nilai/ kemampuan belajar anak meskipun tidak secara langsung.

 

B.    KONDISI DAN POTENSI WILAYAH

a.     Kondisi Objektif



Asal usul nama desa Ujungpandan karena Ekologi Pohon pandan - Nama desa bisa didasarkan pada ciri khas yang mudah diingat seperti banyaknya pohon pandan. dan karena wilayahnya yang paling ujung selatan Kabupaten Jepara maka di beri tambahan kata "Ujung" sehingga menjadi "Ujungpandan"secara geografis desa ujungpandan berbatasan langsung dengan Kabupaten Demak yaitu Desa Jungsemi disebelah selatan, desa Jungpasir disebelah barat dan sebelah timur Desa Rejosari.

Desa Ujungpandan merupakan satu dari 15 desa yang berada di kecamatan Welahan kabupaten Jepara yang untuk sekarang ini ditetapkan sebagai zona Hijau dalam masa pandemic Covid 19.  Desa Ujungpandan berada disebelah Sebelah Utara Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan Sebelah Selatan Desa Jungsemi Kecamatan Wedung Sebelah Timur Desa Rejosari Kecamatan Mijen Sebelah Barat Desa Jungpasir Kecamatan Wedung

Desa Ujungpandan RT 07/ RW 03 merupakan satu dari  RT 14 dan 5 RW di Desa Ujungpandan Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Mayoritas penduduk Desa Ujungpandan RT 07/ RW 03 Potensi Desa Ujungpandan yang paling utama dari sektyor Pertanian, dimana Sebagian besar luas wilayah desa ujungpandan terletak pada sektor pertanian padi dengan luas 420 Ha.disamping itu Desa Ujungpandan, Kecamatan Welahan menjadi Sentra Utama Jambu merah delima Jepara, yang mayoritas dari varietas jambu merah delima. Bantuan SLPTT yang diberikan Pemkab Jepara mampu memotivasi warga untuk membudidayakan jambu air dengan baik. Terdapat 31 ribu pohon dengan 11 ribu di antaranya memasuki perkembangan generative atai berbuah. Pada akhir 2010, sepanjang tahun kapasitas produksi jambu merah delima mencapai 14.776 kwintal.

b.     Potensi Wilayah

Desa Ujungpandan RT.07 RW. 03 dari sektyor Pertanian, dimana Sebagian besar luas wilayah desa ujungpandan terletak pada sektor pertanian padi dengan luas 420 Ha.disamping itu Desa Ujungpandan, Kecamatan Welahan menjadi Sentra Utama Jambu merah delima Jepara, yang mayoritas dari varietas jambu merah delima

 

 

C.    MASALAH

a.     Identifikasi Masalah

Dari Hasil pendataan di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara diperoleh hasil dengan jawaban quisioner sebagai berikut:

a.     Dari data Pengetahuan masyarakat pada 10 KK tersebut mengetahui tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, penyebab terjadinya gigi berlubang, waktu yang tepat untuk menggosok gigi dan bahaya akibat merokok pada kesehatan gigi dan mulut

b.     Dari data sikap masyarakat masyarakat sudah mengetahui tentang pentingnya tidak menggunakan sikat gigi secara bersama – sama, mengetahui jika terdapat gigi berlubang dilakukan penambalan, dan makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut

c.     Daridata tindakan mayarakat masih belum menerapkan waktu yang tepat untuk menggosok gigi yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, kurang mengetahui kandungan yang baik digunakan dalam pasta gigi dan cara memilih sikat gigi yang baik dan benar, masih tingginya tingkat konsumsi makanan yang manis serta mengkonsumsi teh atau kopi, dan tidak melakaukan kunjungan ke klinik gigi minimal 6 bulan sekali.

d.     Pada 10 KK  semua masrakat pernah mengalami sakit gigi dan terdapat lubang gigi yang belum pernah ditambal

e.     Pada 8 responden dari 27 responden mengalami gusi berdarah saat menggosok gigi

f.      Pada 19 responden dari 27 responden memimiliki karang gigi

g.     Pada 9 responden dari 27 responden mempunyai gigi yang hanya tersisa akarnya saja

h.     Pada 10 KK semua masyarakat menggunakan air sumur, pam, sungai dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan

i.      Pada 10 KK masyarakat sudah mengkonsumsi sayur setiap makan dan mengkonsumsi ikan dalam seminggu minimal 2 kali

j.      Pada 4 responden dari 27 responden mempunya orang tua yang giginya berjejal

k.     Pada 10 KK semua responden mempunya orang tua yang giginya berlubang

b.     Priorotas masalah

Dari data identifikasi masalah tersebut maka didapatkan prioritas masalah sebagai berikut :

No

Masalah

U

S

G

Total 

Prioritas

1

Teknik dan waktu yang tepat untuk menggosok gigi

5

5

4

14

I

2

Macam – macam penyakit gigi

5

4

4

13

II

3

Cara memilih sikat dan pasta gigi yang tepat

4

4

4

12

III

4

Makanan yang baik dan buruk bagi kesehatan gigi dan mulut

3

4

3

10

V

5

Pemeriksaan 6 bulan sekali ke klinik gigi

3

4

4

11

IV

 

 

Keterangan :

Skor U = 0 - 5 (tidak penting - sangat penting)

Skor S = 0 - 5 (tidak serius - sangat serius)

Skor G = 0 - 5 (tidak berdampak - sangat berdampak)

D.    TUJUAN

1.     Tujuan Umum

Meningkatkan  pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara di bidang kesehatan gigi dan mulut

2.     Tujuan Khusus

a.     Meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara di bidang kesehatan gigi dan mulut.

b.     Meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif

c.     Masyarakat dapat memberikan contoh menjaga kesehatan gigi dan mulut dilingkungan sekitarnya.

E.    NAMA  DAN SASARAN KEGIATAN

Kegiatan yang akan kami selenggarakan yaitu “Pelatihan kader dan pemberdayaan masyarakat tentang Kesehatan Gigi dan Mulut”. Sasaran dari kegiatan ini adalah warga di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara

F.    WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Kegiatan Pelatihan Kader dan pemberdayaan masyarakat tentang Kesehatan Gigi dan Mulut akan diselenggarakan pada tanggal 19 s.d 23 Oktober 2020 bertempat di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara

G.   PENGORGANISASIAN

Pelindung :

a.     Ketua Prodi DIV Keperawatan Gigi

b.     Ketua RT 06 Desa Ujungpandan

Penanggungjawab       : Sulur Joyo Sukendro, S.Si.T, M.Kes

Nama                          : Laila Aidannahar

NIM                            : P1337425217006

 

 

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATA

A.     KEGIATAN

1.     Identifikasi Masalah

a.     Dari data Pengetahuan masyarakat pada 10 KK tersebut mengetahui tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, penyebab terjadinya gigi berlubang, waktu yang tepat untuk menggosok gigi dan bahaya akibat merokok pada kesehatan gigi dan mulut

b.     Dari data sikap masyarakat masyarakat sudah mengetahui tentang pentingnya tidak menggunakan sikat gigi secara bersama – sama, mengetahui jika terdapat gigi berlubang dilakukan penambalan, dan makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut

c.     Daridata tindakan mayarakat masih belum menerapkan waktu yang tepat untuk menggosok gigi yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, kurang mengetahui kandungan yang baik digunakan dalam pasta gigi dan cara memilih sikat gigi yang baik dan benar, masih tingginya tingkat konsumsi makanan yang manis serta mengkonsumsi teh atau kopi, dan tidak melakaukan kunjungan ke klinik gigi minimal 6 bulan sekali.

d.     Pada 10 KK  semua masrakat pernah mengalami sakit gigi dan terdapat lubang gigi yang belum pernah ditambal

e.     Pada 8 responden dari 27 responden mengalami gusi berdarah saat menggosok gigi

f.      Pada 19 responden dari 27 responden memimiliki karang gigi

g.     Pada 9 responden dari 27 responden mempunyai gigi yang hanya tersisa akarnya saja

h.     Pada 10 KK semua masyarakat menggunakan air sumur, pam, sungai dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan

i.      Pada 10 KK masyarakat sudah mengkonsumsi sayur setiap makan dan mengkonsumsi ikan dalam seminggu minimal 2 kali

j.      Pada 4 responden dari 27 responden mempunya orang tua yang giginya berjejal

k.     Pada 10 KK semua responden mempunya orang tua yang giginya berlubang

2.     Pemaparan MMD

l.      Berdasarkan data hasil identifikasi masalah dapat dipaparkan bahwa kebanyakan masalah yang terjadi karena masih kurangnya kesadaran massyarakat terhadap kesehatan giginya seperti mayarakat masih belum menerapkan waktu yang tepat untuk menggosok gigi yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, kurang mengetahui kandungan yang baik digunakan dalam pasta gigi dan cara memilih sikat gigi yang baik dan benar, masih tingginya tingkat konsumsi makanan yang manis serta mengkonsumsi teh atau kopi, dan tidak melakaukan kunjungan ke klinik gigi minimal 6 bulan sekali. Terdapat banyak masih banyak kasus penyakit gigi dan mulut seperti lubang gigi dan tidak ditambal, karang gigi, serta gusi berdarah saat menggosok gigi. Sehingga dalam hal ini dibutuhkan peran serta masyarakat dalam membantu upaya meningkatkan kesehatan gigi dilingkungan sekitarnya dengan cara pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan tentang kesehatan gigi. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang upaya menjaga kesehatan gigi kepada warga sekitar. Sehingga nantinya dapat meningkatkan angka kesehatan gigi di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara.

3.     Rencana kegiatan

-Penyampaian materi tentang kesehatan gigi dan mulut :

·       Teknik dan waktu yang tepat menggosok gigi

·       Macam – macam penyakit gigi

·       Cara memilih sikat gigi dan pasta gigi yang tepat

·       Makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan gigi dan mulut

-melakukan evaluasi terhadap materi yang telah diberikan

4.     Kegiatan

a.     Penyuluhan tentang :

·       Teknik dan waktu yang tepat menggosok gigi

·       Macam – macam penyakit gigi

·       Cara memilih sikat gigi dan pasta gigi yang tepat

·       Makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan gigi dan mulut

b.     Evaluasi hasil penyegaran materi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat

5.     Monitoring

Pelaksanaan pemberdayaaan masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut yang akan diselenggarakan di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 perlu dilakukan pemantaun (monitoring) untuk menemukan permasalahan yang menghambat program kegiatan dengan cara sebagai berikut :

a.     Melakukan kunjungan rutin 2 kali dalam setahun untuk memastikan keberlangsungan kegiatan

b.     membuat kriteria keberhasilan kegiatan yang mencakup:

·       masyarakat melakukan gosok gigi dengan waktu yang tepat yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur

·       masyarakat mengetahui macam – macam penyakit gigi

·       masyarakat menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang tepat

·       masyarakat mengkonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan gigi

c.     melakukan evaluasi secara berkala pada setiap kunjungan

6.     Evaluasi

1)     Evaluasi proses

Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di desa Ujungpandan Rt 06 Rw 02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara perlu dilakukan evaluasi proses. yang meliputi :

a) Waktu Penyampaian

b) Materi yang disampaikan

2)     Evaluasi Hasil

Setelah dilakukan Pelatihan maka dilakukan tanya jawab pada masyarakat tentang materi yang telah disampaikan

B.    METODE

1.     Untuk mendapatkan data melakukan wawancara kepada masyarakat dengan mengisi kuesioner

2.     Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan Tanya jawab

C.    PROSEDUR KEGIATAN

1.     Cara pendekatan yang dilakukan oleh pihak warga adalah :

a.     Meminta izin kepada ketua RT

b.     Silaturahmi kepada warga

2.     Bentuk kegiatan pendekatan kepada pihak warga :

a.     Menjelaskan program yang akan dilaksanakan pada pihak masyarakat

b.     Menawarkan program yang akan dilaksanakan di masyarakat

3.     Tindak lanjut yang diharapkan setelah pendekatan dilakukan adalah :

Program yang ditawarkan kepada masyarakat diterima dan didapatkan kerjasama yang baik antara masyarakat serta pelaksana kegiatan

D.    ANGGARAN

NO

Nama Kegiatan

Nama Barang

Jumlah Barang

Harga Perunit

Jumlah Harga

1

Pengadaan materi

Print materi pelatihan

3 lembar x 20 warga = 60

Rp. 500

Rp. 30.000

2

Pengadaan media

Poster

3 buah

Rp. 1.000

Rp. 3.000

 

 

 

 

 

 

Total

Rp. 33.000

Sumber Anggaran Kegiatan

No

Sumber Anggaran

Pemasukan

Iuran pribadi

Rp. 33.000

Total

Rp. 33.000

E.    MATRIK KEGIATAN KELOMPOK PELAKSANA

No.

Nama Kegiatan

Tempat

Waktu

Penanggung Jawab

1.

Identifikasi Masalah

Rumah mahasiswa

07.30-08.00

Laila Aidannahar

2.

Pemaparan/MMD

Video conference

08.00-08.30

Laila Aidannahar

3.

Rencana Kegiatan

Rumah Mahasiswa

08.30-09.30

Laila Aidannahar

4.

Kegiatan

a.              Pembukaan

b.              Penyampaian Materi 

c.              Tanya jawab

d.              Evaluasi

WhatsApp Grup/ door to door rumah warga

09.30-11.30

Laila Aidannahar

5.

Monitoring

Rumah Mahasiswa

11.30-11.45

Laila Aidannahar

6.

Evaluasi

Rumah Mahasiswa

11.45-12.15

Laila Aidannahar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

Demikian proposal ini disusun sebagai pedoman bagi pihak penyelenggara. Partisipasi dari berbagai pihak yang dapat mendukung terselenggaranya kegiatan Pelatihan kader dan pemberdayaan masyarakat tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di Singit RT 01 akan bermanfaat untuk warga.  Kita semua menginginkan dengan sungguh-sungguh agar penyelenggaraan kegiatan Pelatihan kader dan pemberdayaan masyarakat tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di Singit RT 01 dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai rencana. 

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati langkah-langkah kita. Amin

 

 

Comments